Setelah Gugur di One Day One Post...

Hai lagi... 

Dengan aku, si penulis blog ini. Mungkin ada beberapa yang menunggu tulisanku selanjutnya. Terkesan abstrak dan tidak ber-niche, uncategories. Ya ini aku di tahun ini, tanggal ini, bulan ini. Tapi tunggu aku 3 bulan ke depan. Tulisanku akan berada di beberapa platform. Hari ini tepat tanggal 6 Juli 2024 kutandai sebagai titik balik tulisan-tulisanku kemarin. Sempat muram dan sedikit putus asa, tapi belum sampai menyerah. Management waktu dan pikiranku masih nelum se-expert penulis lain, tapi aku yakin bisa.

Beberapa poin yang aku pelajari tentang penulis selama mengikuti ajaran singkat di ODOP kemarin, diantaranya adalah : 

1. Management waktu. Mengelola waktu dengan baik dan bijak diperlukan bagi para penulis yang ingin benar-benar terjun di dunia kepenulisan. Aku yakin diluar sana banyak penulis yang tercepot-cepot menanti deadline tulisan terkirim. Ada yang kejar tayang sampai begadang dan rela menambah deretan gelas kopi yang sudah diminumnya sejak dia membuka laptop. Prioritas waktu diperlukan penulis untuk mengejar semua deadline dan target penulis itu sendiri. 

2. Tools mempengaruhi efisiensi. Sejatinya, menulis pada jaman dahulu ya nulis di buku atau kertas. Tapi berkembangnya teknologi dan informasi apalagi AI jaman sekarang, nulis bisa di alat elektronik ataupun gadget. Tapi yang perlu diketahui, masing-masing penulis punya preferensi sendiri dan tingkat kenyamanan tersendiri untuk menentukan di mana ia menulis. Aku contohnya, lebih nyaman dan leluasa menulis (mengetik) via laptop dengan keyboard yang terasa lega untukku. Pernah mencoba menulis berparagraf-paragraf pada ponsel android, tapi menurutku kurang melegakan. Lebih lega lagi menurutku ya tulis tangan, tapi menjadi tidak efisien karena memakan lebih banyak waktu ketimbang mengetik di laptop. Kekurangannya, laptop ukurannya besar dan tidak praktis untuk dibawa ke mana saja dan kapan saja. Solusinya? Sementara mungkin pakai tablet dengan bantuan keyboard tambahan.

3. Target menulis. Jujur saja, tanpa target kejar tayang seperti yang diberikan di ODOP kemarin aku jadi tidak punya tujuan lagi untuk menulis setiap harinya. Inspirasi banyak menumpuk tapi belum juga terealisasi dan hanya menjadi angan-angan, ide pun tidak jarang sering tayang di tulisan orang lain yang lebih gercep ketimbang penulis yang mager-an ini. Jadi target itu penting banget buat penulis baru, ya seperti saya ini. 

4. Mood. Tidak bisa dipungkiri jika menulis membutuhkan ekstra pikiran yang bisa memudahkan kita menuang isi gagasan atau buah bentuk pikiran ke dalam tulisan. Namun apa jadinya jika itu semua dipengaruhi oleh mood? Ah, ini sebetulnta tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak menulis. Tapi yuk sering-sering meditasi dan jernihkan pikiran agar mood selalu dalam keadaan yang mendukung, kapanpun kita membutuhkannya. Salam moody!

 

Komentar